0-0x0-0-0#

KEBUMEN. RC II. Semangat mengaji puluhan santri di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Irsyad, Desa Purwosari, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen kini dibayangi rasa was-was. Gedung yang menjadi tempat mereka menimba ilmu agama berada dalam kondisi rusak dan nyaris bocor setiap turun hujan. Kebumen, 16 Mei 2026.
Kondisi bangunan yang terletak di wilayah Puring ini sangat memprihatinkan. Untuk menyiasati atap yang bocor dan plafon yang mulai rontok, pengelola terpaksa membentangkan kain terpal lebar di bawah langit-langit ruangan. Hal ini dilakukan agar material bangunan atau air hujan tidak langsung menimpa para santri saat sedang menyimak ayat-ayat suci.
Tak hanya masalah atap, dinding bangunan TPQ juga dipenuhi retakan lebar yang mengancam struktur bangunan. Cat yang mengelupas menambah potret sarana pendidikan agama di desa tersebut tidak nyaman apalagi saat turun hujan.

Masyarakat dan pengurus TPQ Al Irsyad menaruh harapan besar kepada Bupati Kebumen, Ibu Hj. Lilis Nuryani , agar dapat memberikan perhatian khusus bagi perbaikan fasilitas ini.
“Kami sangat berharap Ibu Bupati Lilis Nuryani bisa melihat kondisi anak-anak kami di Puring. Semangat mereka belajar sangat tinggi, namun sarana yang ada sudah saatnya untuk di renovasi. Kami khawatir jika dibiarkan, bangunan ini bisa membahayakan keselamatan santri,” ungkap salah satu perwakilan pengelola TPQ.
Selama ini, TPQ Al Irsyad menjadi tumpuan utama pendidikan karakter bagi anak-anak di Desa Purwosari dengan menggunakan Metode Qiraati. Keterbatasan dana membuat pihak pengelola hanya mampu melakukan perbaikan ala kadarnya menggunakan kayu seadanya dan sekat triplek.
Melalui rilis ini, warga berharap Pemerintah Kabupaten Kebumen segera turun tangan untuk meninjau lokasi dan memberikan bantuan rehabilitasi bangunan agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan layak, aman, dan nyaman.
Red
