
CILACAP, RC II Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap terus menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan pelayanan dan pengawasan keimigrasian di wilayah pesisir selatan Jawa Tengah.
Sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kantor Imigrasi Cilacap memegang peranan krusial dalam mendukung mobilitas internasional serta menjaga kedaulatan negara melalui fungsi pengawasan yang ketat, Rabu, 6 Mei 2026.
Dengan wilayah kerja yang luas, Imigrasi Cilacap melayani masyarakat di empat kabupaten utama, yaitu:
– Kabupaten Cilacap
– Kabupaten Banyumas
– Kabupaten Purbalingga
– Kabupaten Banjarnegara
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap Ryo Achdar, A.Md.Im., S.H., M.M. menyatakan bahwa pihaknya terus berinovasi untuk memberikan pelayanan yang transparan, cepat, dan akuntabel. “Kami hadir tidak hanya untuk melayani pembuatan paspor bagi warga negara Indonesia, tetapi juga mengelola izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) serta melakukan pemeriksaan keimigrasian yang intensif, terutama di titik-titik vital seperti pelabuhan internasional,” ujarnya.
Selain layanan administratif rutin, Kantor Imigrasi Cilacap juga fokus pada:
1. Pelayanan Paspor: Mempermudah masyarakat dalam mendapatkan dokumen perjalanan dengan integrasi teknologi terkini.
2. Izin Tinggal: Pengelolaan administratif bagi WNA yang berkontribusi dalam berbagai sektor di wilayah Jawa Tengah bagian selatan.
3. Pemeriksaan Keimigrasian (TPI): Pengawasan ketat di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) untuk memastikan setiap individu yang keluar-masuk wilayah Indonesia memenuhi prosedur hukum yang berlaku.
Melalui sinergi antarlembaga dan penguatan sumber daya manusia, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap berupaya mewujudkan pelayanan publik yang prima sesuai dengan semangat transformasi digital Kementerian Hukum dan HAM RI.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap adalah unit pelaksana teknis yang bertugas menyelenggarakan sebagian tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Imigrasi di wilayah Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara.
Fitri
