Operasi Patuh Candi 2026, Polres Brebes Prioritaskan Keselamatan Pengguna Jalan
BREBES , RC-II – Polres Brebes resmi memulai pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang digelar serentak selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini difokuskan pada peningkatan disiplin masyarakat serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Dimulainya operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar, S.I.K., M.Si., di Lapangan Tri Brata Mapolres Brebes, Senin (26/10/2026).
Apel tersebut diikuti personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta dihadiri perwakilan Samsat, Jasa Raharja dan sejumlah pejabat utama Polres Brebes.
Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, Operasi Patuh Candi 2026 menjadi salah satu langkah strategis kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus membangun budaya tertib berkendara di tengah masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolres Brebes menyoroti peningkatan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya. Berdasarkan data Satlantas Polres Brebes, jumlah pelanggaran meningkat signifikan dari 85 kasus pada Triwulan II menjadi 1.145 kasus pada Triwulan III tahun 2026. Sementara itu, angka kecelakaan turut mengalami kenaikan dari 381 menjadi 408 kasus pada periode yang sama.


Suara Anda Penting bagi Kami
Di RADAR Cyber, akurasi adalah prioritas utama. Jika Anda merasa terdapat informasi yang kurang tepat atau merasa dirugikan oleh pemberitaan kami, jangan ragu untuk mengajukan Berita Sanggahan atau Hak Jawab.
Kami berkomitmen untuk mendengarkan dan mengoreksi demi informasi yang lebih berkualitas bagi masyarakat.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius dan mendasari perlunya langkah konkret melalui kegiatan edukasi, pencegahan, serta penegakan hukum secara terukur.
Dalam pelaksanaannya, operasi mengedepankan kegiatan preemtif sebesar 50 persen, preventif 30 persen, dan represif 20 persen. Pendekatan ini dilakukan agar operasi tidak semata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Usai pelaksanaan apel, Kapolres Brebes menegaskan bahwa sasaran operasi mencakup seluruh pengguna jalan, dengan prioritas penindakan terhadap jenis pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan maupun membahayakan keselamatan orang lain.
Sejumlah pelanggaran yang menjadi perhatian antara lain ketidaklengkapan kendaraan dan surat-surat kendaraan, melawan arus, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong, serta aksi balapan liar.
“Sasarannya adalah semua pengguna jalan, namun penindakan fokus pada pelanggar yang bisa membahayakan pengguna jalan lain,” tegas Kapolres.
Menariknya, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Candi tahun ini, Polres Brebes melalui Satlantas juga menghadirkan inovasi dengan mengoptimalkan penggunaan kamera yang dipasang pada petugas maupun kendaraan operasional.
Perangkat tersebut digunakan sebagai sarana pendukung dokumentasi saat petugas melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas di lapangan.
Selain memperkuat akuntabilitas dan transparansi, penggunaan kamera diharapkan dapat memastikan setiap tindakan kepolisian dilaksanakan secara profesional, objektif, dan tepat sasaran.
“Setiap petugas dan kendaraan akan dilengkapi dengan kamera, sebagai bukti penindakan dilakukan tepat sasaran,” pungkasnya.
Sementara itu, rangkaian apel gelar pasukan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel, dilanjutkan pemeriksaan kendaraan dinas serta sarana dan prasarana pendukung operasi oleh Kapolres Brebes bersama unsur instansi terkait.
Melalui Operasi Patuh Candi 2026, Polres Brebes mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar karena adanya pengawasan petugas.
Dengan dukungan dan sinergi seluruh pihak, diharapkan operasi ini mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan, sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Brebes.
Red/Tony
