BREBES, RC-II Menanggapi pemberitaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait kebijakan iuran bulanan dan pengadaan seragam, manajemen SMP Negeri 1 Tanjung, Kabupaten Brebes, bersama Komite Sekolah menyampaikan hak jawab dan klarifikasi resmi. Langkah ini diambil guna meluruskan informasi, menghadirkan pemberitaan yang berimbang, serta mencegah kesalahpahaman publik, Senin (28/9/2026).
Saat dikonfirmasi langsung oleh awak media di lingkungan sekolah, Kepala SMPN 1 Tanjung, Mulyaningsih, memberikan penjelasan komprehensif terkait duduk perkara kebijakan tersebut.
Berikut adalah poin-poin klarifikasi dan sanggahan resmi dari pihak SMP Negeri 1 Tanjung:
1. Status Iuran Komite (Bukan SPP Wajib)
Mulyaningsih menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah menarik Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) wajib. Mengingat layanan pendidikan dasar telah dijamin gratis melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah, aturan pengelolaan pendanaan dijaga ketat agar selaras dengan ketentuan yang berlaku.
Sifat Sumbangan Sukarela: Dana yang dihimpun oleh Komite Sekolah merupakan Sumbangan Peningkatan Mutu Pendidikan yang bersifat partisipatif dan sukarela, bukan tarif kaku atau pungutan wajib per bulan.

2. Keputusan Melalui Musyawarah Mufakat (Rapat Pleno)
Bukan Keputusan Sepihak: Seluruh besaran nominal sumbangan yang disepakati di SMPN 1 Tanjung tidak pernah diputuskan secara sepihak oleh pihak sekolah.
Hasil Rapat Bersama: Nominal tersebut merupakan hasil akhir dari Rapat Pleno Orang Tua/Wali Murid bersama Komite Sekolah yang dilakukan secara transparan pada awal tahun ajaran. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) serta kemampuan ekonomi mayoritas wali murid.
Demikian hak jawab dan klarifikasi ini disampaikan untuk memberikan informasi yang objektif, transparan, dan berimbang kepada masyarakat luas.
Pihak sekolah dan komite senantiasa terbuka untuk menjalin komunikasi yang baik serta mengedepankan musyawarah apabila ada orang tua atau wali murid yang menghadapi kendala finansial secara langsung di sekolah. Mari bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Kabupaten Brebes dengan semangat gotong royong yang sehat.
Redaksi: Casroni
