Bukan Sekadar Sembako! Kapolres Kudus Rangkul 350 Ojol, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
KUDUS, RC-// Jumat,28 Agustus 2026//– Di tengah kerasnya perjuangan para pengemudi ojek online (Ojol) mencari nafkah di tengah padatnya jalanan, perhatian terhadap pekerja sektor informal kembali ditunjukkan Polres Kudus.
Sebanyak 350 paket sembako disalurkan Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo kepada komunitas Ojek Online Kabupaten Kudus, Jumat (28/8/2026). Bantuan tersebut bukan sekadar pembagian sembako, tetapi menjadi bentuk nyata apresiasi dan kepedulian kepolisian terhadap para pengemudi yang setiap hari berjibaku di jalan demi menghidupi keluarga.
Di balik kemudi kendaraan, para pengemudi Ojol bukan hanya mengejar order. Mereka berhadapan langsung dengan kondisi jalan, kemacetan, cuaca, sekaligus berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakat. Karena itu, Kapolres Kudus menilai keberadaan komunitas Ojol memiliki posisi strategis dalam membantu menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). 
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo menyampaikan penghargaan atas kekompakan dan komunikasi yang selama ini terbangun antara kepolisian dengan komunitas Ojol.
«“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Aliansi Ojek Online Kabupaten Kudus yang telah hadir. Kekompakan dan silaturahmi yang terjalin selama ini merupakan bukti nyata sinergi yang baik antara Polri dengan komunitas Ojol.”»
Menurut Wahyu, para pengemudi Ojol mempunyai mobilitas tinggi dan menjadi salah satu kelompok masyarakat yang paling sering bersentuhan langsung dengan berbagai kondisi sosial di lapangan.
Karena itu, ia berharap hubungan antara kepolisian dan komunitas Ojol tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi terus berkembang menjadi kemitraan nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kudus.
Bukan Soal Banyak atau Sedikit, Tapi Kepedulian
Kapolres menegaskan, bantuan sosial tersebut tidak seharusnya dilihat hanya dari jumlah paket maupun nilai materi yang diberikan.
Lebih dari itu, 350 paket sembako tersebut menjadi simbol perhatian dan tali persaudaraan Polres Kudus kepada para pengemudi yang setiap hari bekerja keras di jalan.
“Jangan dilihat dari besar atau jumlahnya. Lihatlah ini sebagai bentuk tali asih, kepedulian dan rasa persaudaraan dari kami untuk sedikit meringankan beban harian rekan-rekan semua.”
Pesan tersebut menjadi penting di tengah realitas para pekerja sektor informal yang harus terus bergerak untuk mendapatkan penghasilan. Bagi sebagian pengemudi Ojol, bantuan kebutuhan pokok bukan sekadar pemberian, tetapi dapat menjadi sedikit ruang bernapas di tengah tuntutan ekonomi keluarga.
Kapolres Ingatkan: Jangan Tukar Keselamatan dengan Order
Selain menyerahkan bantuan, AKBP Wahyu Sulistyo memberikan pesan tegas kepada seluruh pengemudi Ojol agar tidak mengorbankan keselamatan demi mengejar target maupun order.
Ia meminta para pengemudi disiplin mematuhi rambu lalu lintas, menerapkan safety driving, serta menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
«“Selamat bekerja, tetap utamakan keselamatan dalam berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas. Semoga rezeki rekan-rekan hari ini dilancarkan dan penuh berkah.”»
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan harus ditempatkan di atas kepentingan mengejar pendapatan.
Ojol: Bantuan Ini Berarti
Sementara itu, Ketua Komunitas Ojek Online Kabupaten Kudus Syaiful Rochim menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kudus beserta jajaran atas perhatian yang diberikan kepada komunitas mereka.
Menurutnya, bantuan tersebut memiliki arti tersendiri bagi para pengemudi yang setiap hari menggantungkan penghasilan dari aktivitas di jalan.
«“Kami atas nama keluarga besar komunitas Ojek Online Kabupaten Kudus mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepedulian dan bantuan sosial yang telah diberikan. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari rekan-rekan Ojol di lapangan.”»
Syaiful juga mengajak seluruh anggota komunitas untuk tidak hanya menjaga solidaritas internal, tetapi ikut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Kudus.
Ia mengingatkan para pengemudi agar disiplin berlalu lintas, mengutamakan keselamatan dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan 350 paket sembako kepada komunitas Ojek Online Kabupaten Kudus.
Bagi Polres Kudus, bantuan tersebut diharapkan bukan hanya mampu meringankan kebutuhan para pengemudi dan keluarga, tetapi juga memperkuat jembatan kemitraan antara polisi dan masyarakat.
Sebab, menjaga Kamtibmas bukan semata-mata tugas aparat. Ketika polisi hadir mendengar, peduli dan bergandengan tangan dengan masyarakat, keamanan akan memiliki fondasi yang jauh lebih kuat.
Radar007.com — Berani Karena Benar.
((((Robby.R-081234444427))))
