Jawa Tengah, RC-// Hasil survei terbaru yang dirilis oleh lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat temuan menarik terkait penilaian kualitas kepemimpinan para tokoh nasional (opinion leaders). Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, berhasil menduduki peringkat ke-17 dengan skor rata-rata kualitas kepemimpinan sebesar 6,3.
Capaian tersebut menempatkan Sudirman Said di atas sejumlah pejabat publik dan tokoh politik aktif, termasuk Presiden Prabowo Subianto yang berada di peringkat ke-27 (skor 5,1) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di posisi ke-30 (skor 4,4).
Hasil studi SMRC ini dinilai memotret bahwa daya kepemimpinan seorang tokoh nasional tidak hanya diukur berdasarkan posisi formal di birokrasi atau kepemilikan jabatan publik, melainkan dari kontribusi nyata, integritas, serta rekam jejak di tengah masyarakat.
Fokus Pengabdian di Akar Rumput
Kehadiran nama Sudirman Said dalam jajaran top figur dengan nilai kepemimpinan tinggi menjadi sorotan publik. Pasalnya, sejak 2024 ia tidak memegang jabatan publik formal dan memilih memfokuskan aktivitas pengabdiannya di tingkat akar rumput, khususnya di wilayah Brebes dan Tegal, Jawa Tengah.
Sejumlah wujud nyata kontribusinya di daerah antara lain:
Pelatihan Kepemimpinan: Menggerakkan pelatihan bagi generasi muda dari berbagai daerah melalui Padepokan Kalisoga.
Pendidikan Perguruan Tinggi: Mendirikan Universitas Harkat Negeri (UHN) di Tegal. Meski baru setahun beroperasi, UHN telah bekerja sama dengan Harvard Medical School untuk riset riset peningkatan layanan kesehatan primer, serta menyediakan alokasi 20 persen beasiswa penuh bagi mahasiswa kurang mampu.
Inovasi Pertanian: Mengelola proyek percontohan pertanian seluas 10 hektare di lahan petani yang kerap telantar akibat krisis air musim kemarau. Lahan disewa dan diolah secara produktif menggunakan teknologi pangan untuk komoditas melon, semangka, dan jagung.
Apresiasi dari Tokoh Aktivis Jawa Tengah
Menanggapi hasil survei SMRC serta rekam jejak tersebut, Azmi Asmuni Majid, tokoh aktivis Jawa Tengah asal Brebes, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas konsistensi pengabdian Sudirman Said.
”Ada rasa bangga ketika melihat putra daerah yang terus melangkah, mengukir prestasi, menjaga integritas, dan mendedikasikan dirinya untuk Indonesia,” ujar Azmi. Jum’at, (16/10/2026).
Azmi menilai bahwa figur Sudirman Said memberikan teladan nyata bagi generasi muda bahwa mencintai bangsa dan negara tidak sebatas retorika kata-kata, melainkan bukti tindakan dan keberanian memegang prinsip.
”Sudirman Said mengajarkan bahwa mencintai negeri bukan sekadar tentang kata-kata, melainkan tentang keberanian menjaga nilai, keteguhan memegang prinsip, dan kesediaan untuk terus mengabdi—bahkan ketika jalan yang ditempuh tidak selalu mudah,” tegasnya.
Sebagai sesama masyarakat Brebes, Azmi menekankan pentingnya merawat semangat pengabdian dan integritas tanpa harus bergantung pada panggung kekuasaan.
”Sebagai masyarakat Brebes, kita patut bangga. Bukan semata karena prestasi dan perjalanan pengabdiannya, tetapi juga karena semangatnya untuk tetap berkontribusi bagi bangsa tanpa lelah merawat harapan. Perjalanan ini mungkin tidak selalu menjanjikan tepuk tangan, tetapi selalu membutuhkan orang-orang yang bersedia berdiri untuk nilai-nilai kebenaran. Semoga dedikasi ini terus menjadi inspirasi bagi generasi muda,” pungkas Azmi.

Berikut daftar lengkap penilaian kualitas kepemimpinan tokoh nasional berdasarkan studi SMRC:
No: Nama Tokoh – Skor.
1. Mahfud MD – 7,6
2. Basuki Tjahaja Purnama – 7,0
3. Anies Baswedan – 7,0
4. Dedi Mulyadi – 7,0
5. Zainal Arifin Mochtar – 7,0
6. Pramono Anung Wibowo – 7,0
7. Sri Mulyani Indrawati – 6,9
8. Ganjar Pranowo – 6,8
9. Retno Marsudi – 6,8
10. Usman Hamid6,7
11Sherly Tjoanda Laos – 6,7
12. Bivitri Susanti – 6,7
13. Saldi Isra – 6,7
14. Feri Amsari – 6,7
15. Agus Harimurti Yudhoyono – 6,5
16. Megawati Soekarnoputri – 6,4
17. Sudirman Said – 6,3
18. Sukidi – 6,3
19. Yusril Ihza Mahendra – 6,0
20. Ubedilah Badrun – 5,9
21. Andika Perkasa – 5,9
22. Surya Paloh – 5,7
23. A. Muhaimin Iskandar – 5,4
24. Gatot Nurmantyo – 5,4
25. Puan Maharani – 5,3
26. Almuzammil Yusuf – 5,3
27. Prabowo Subianto – 5,1
28. Zulkifli Hasan – 4,9
29. Bahlil Lahadalia – 4,9
30. Gibran Rakabuming Raka – 4,4
31. Kaesang Pangarep – 4,0
Redaksi / Red

