BREBES, DN-II Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti momen Lebaran 1447 H bagi keluarga besar Bani Wasan. Mengusung semangat silaturahmi dan ta’dzim kepada pendahulu, keluarga besar ini menggelar tradisi Halalbihalal sekaligus Tahlil Bersama di area makam leluhur pada Minggu, (22/3/2026).
Menjaga Tradisi, Merawat Memori Kolektif
Kegiatan tahunan ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan magnet spiritual bagi seluruh anggota keluarga. Baik mereka yang menetap di tanah kelahiran maupun yang menempuh perjalanan jauh dari perantauan, semuanya berkumpul demi satu tujuan: merawat ikatan batin.
Bagi generasi muda, momentum ini menjadi ruang edukasi untuk mengenal kembali silsilah dan garis keturunan agar tidak kehilangan identitas di tengah derasnya arus zaman.
Kekhusyukan dalam Larut Doa
Puncak acara ditandai dengan ziarah kubur dan pembacaan tahlil. Di bawah keteduhan area makam, seluruh keluarga tampak larut dalam kekhusyukan, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa yang dipanjatkan khusus untuk para leluhur yang telah berpulang.
”Kegiatan ini bukan hanya soal berkumpul secara fisik, tapi tentang mengingat akar. Berdoa di makam leluhur menyadarkan kita bahwa kerukunan yang kita nikmati hari ini adalah warisan spiritual yang harus dijaga keberlanjutannya,” ujar salah satu perwakilan keluarga Bani Wasan.
Memperkuat Ukhuwah dengan Ramah Tamah
Usai prosesi doa yang sakral, suasana berganti menjadi lebih cair dalam sesi ramah tamah. Canda tawa dan nostalgia masa lalu mengalir hangat, meruntuhkan sekat usia antara para sesepuh dengan anak-cucu. Hidangan khas Lebaran yang disajikan secara sederhana namun penuh berkah, menambah keakraban di tengah semilir angin sore.
Melalui Halalbihalal 1447 H ini, keluarga besar Bani Wasan berharap nilai-nilai luhur, adab, dan kekompakan keluarga tetap terjaga kokoh. Kebersamaan ini menjadi pengingat hakiki bahwa sejauh mana pun seseorang melangkah, keluarga dan doa adalah tempat terbaik untuk kembali.
Red/Casroni
